Istana Presiden Sri Lanka Dikuasai Demonstran, Kondisi WNI Dipastikan Aman

Demonstrasi besar-besaran pecah di ibu kota Sri Lanka, Kolombo. Ribuan orang menyerbu istana kepresidenan Sri Lanka karena krisis ekonomi yang sedang berlangsung.

Di tengah gelombang demonstrasi, warga negara Indonesia (WNI) di Sri Lanka telah diyakinkan bahwa mereka dalam kondisi aman.

Baca Juga :
Jual Saldo Paypal
Jual Beli Saldo Paypal
Saldo Paypal Terpercaya

“KBRI Kolombo telah menetapkan ada 340 WNI yang berdomisili di Sri Lanka. Semuanya dalam kondisi baik dan kondisinya dipantau oleh KBRI,” kata Direktur Perlindungan WNI dan BWI Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha (8.12.Selasa20222) di Jakarta.

Selama krisis ekonomi di Sri Lanka, KBRI Sri Lanka juga telah mendistribusikan bantuan logistik kepada warga negara Indonesia yang paling terpukul oleh krisis tersebut.

Pada 9 Juli 2022, dua demonstrasi besar-besaran terjadi di Sri Lanka. Massa menuntut pengunduran diri Presiden Gotabaya Rajapaksa dan Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe dari ibu mereka.

Para pengunjuk rasa telah menduduki Istana Kepresidenan, kediaman resmi perdana menteri, dan juga menguasai kantor Sekretariat Presiden di Galle Face Green, kawasan yang menjadi pusat konsentrasi massa pengunjuk rasa.

Meski para pengunjuk rasa telah menguasai objek-objek tersebut, namun dapat dikatakan situasi keamanan secara keseluruhan di Kolombo masih kondusif,” kata Judha.

Ada sejumlah cedera dalam demonstrasi itu, tetapi tidak ada korban yang dilaporkan. Tidak ada informasi tentang WNI yang terlibat demonstrasi atau terluka,” kata Judha.

Baca juga :
Jasa Pbn Premium
Jasa Pbn Berkualitas
Jasa Pbn

Menanggapi situasi terkini di Sri Lanka, KBRI Kolombo mengimbau kepada warga negara Indonesia untuk membatasi perjalanan ke luar rumah selama demonstrasi kecuali untuk hal-hal penting; Hindari kerumunan dan area di mana demonstrasi terkonsentrasi.

Selain itu, WNI juga dihimbau untuk tidak terlibat langsung maupun tidak langsung dalam aksi unjuk rasa dan segera menghubungi KBRI Kolombo di (94) 77 277 3123 jika ada masalah.

Leave a Reply

Your email address will not be published.